Coba njawab ya..
1. Bikin rules/ standarisasi yg sebisa mungkin menimalisasi error yg disebabkan disturbance luar. Klo perlu dibuat pemodelan terlebih dahulu agar sistem yg akan dibangun memiliki imunitas terhadap disturbance dari luar.
trus hal2 apa aja yang perlu diperhatikan agar bisa buat yng lo maksud?
2. Dengan proses kontrol itu sendiri yan, di sistem kontrolnya kan ada feedback, yg mana feedback ini yg menjadi bahan pertimbangan dalam proses produksi.. dengan feedback (*.log klo di Windo*s) si operator/ pengontrol bisa melakukan optimasi sistem, bs dengan menambah rules atao tindakan lain yg dianggap perlu untuk optimasi sistem.. optimasi yg didapat dari feedback ini diharapkan akan membuat overall sistem jdi stabil.. Feedback ini bisa diambil setiap skala waktu tertentu, semakin banyak sample, semakin akurat overall feedback-nya..
feedback yng dipake apaan ya ??
3. Optimasi bisa di dapat jika setiap komponen dari sistem bekerja sesuai dengan fungsinya dan dpat bekerja dengan baik. Adanya kontrol haruse sudah solving masalah ini. Soalnya klo mau pemodelan baru, atau massive changing, malah tidak efficient( dari segi pendanaan). Gto
simple amat ya...
CMIIW

[/quote]